Minggu, 29 Mei 2011

WARGA JATIBENING ESTATE TOLAK PEMBANGUNAN SEKOLAH TANPA IMB & HO MILIK KELUARGA WAKIL KETUA DPR

Sudah hampir satu tahun ini warga Jatibening Estate resah dengan adanya pembangunan sekolah dasar yang berada didalam lingkungan komplek Jatibening Estate. Sekolah yang mengambil lokasi di atas fasos dan fasum warga tersebut ditengarai milik keluarga salah satu wakil ketua DPR RI. Sekolah tersebut berdasarkan informasi warga Jatibening Estate juga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apalagi izin gangguan (HO).

Pengelola dan pemilik sekolah tersebut terkesan menyepelekan aspirasi warga Jatibening Estate. Walaupun dari awal pembangunannya sudah mendapat teguran secara baik-baik dari warga Jatibening Estate, akan tetapi mereka terkesan menyepelekan asporasi warga Jatibening Estate tersebut. Bahkan walaupun IMB dan HO belum dimiliki, pengelola dan pemilik sekolah dengan arogan tetap melanjutkan pembangunan sekolah tersebut.

Sekolah dasar tersebut sebenarnya dari awal sudah bermasalah, terutama terkait status tanah yang digunakan untuk membangun sekolah tersebut. Berdasarkan informasi dari warga Jatibening Estate, tanah tersebut pada awalnya merupakan fasos dan fasum untuk warga Jatibening Estate dalam bentuk lapangan tenis. Tapi entah bagaimana caranya tanah tersebut tiba-tiba berstatus sebagai tanah hak milik tanpa ada persetujuan ataupun konfirmasi apapun dari warga Jatibening Estate. Pada saat beralih dari fasos & fasum menjadi tanah hak milik, warga Jatibening Estate sebenarnya sudah menyampaikan keberatannya, hanya saja karena pada saat ini Pihak yang mengalihkanamakan tanah tersebut sudah berjanji akan mempertahanakn fungsi tanah sebagai lapangan tennis untuk olah raga warga Jatibening Estate, akhirnya warga Jatibening Estate pun mengalah dan tidak mempersoalkannya lagi.

Tetapi saat ini ternyata tanah fasos dan fasum tersebut ternyata beralih fungsi menjadi gedung sekolah yang dalam pembangunannya ternyata tidak meminta izin dari warga Jatibening Estate. Bahkan IMB dan HO atas sekolah dan bangunanya tersebut juga belum ada. Yang lebih parah lagi adalah, pihak pemilik dan pengelola sekolah juga tidak pernah membuat kajian tentang AMDAL terutama menyangkut pengaruhnya terhadap lingkungan perumahan Jatibening Estate. AMDAL tersebut sangat penting, mengingat peruntukan tanah lingkungan Jatibening Estate, hanyalah untuk kawasan perumahan, tentunya jika akan ada perubahan, maka harus dilakukan kembali kajian lingkungan, terutama menyangkut polusi suara yang akan dihasilkan dari adanya sekolah, dampak sosial misalnya akan banyaknya pedagang keliling yang mangkal di sekolah tersebut sampai dengan kajian lalu lintas lingkungan sekitar sekolah.


Warga Jatibening Estate sangat mengharapkan kesadaran dari pemilik dan pengelola sekolah tersebut. Apalagi ditengarai pemilik sekolah tersebut adalah keluarga salah satu wakil ketua DPR, yang tentunya sebagai keluarga pejabat publik harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat banyak.

Senin, 16 Agustus 2010

Lomba Kebersihan & Keindahan Lingkungan HUT RI ke-65


Bekasi, 9 Agustus 2010

Kepada Yth.
Pengurus RT / PKK RT 04
RW 013 Jatibening Estate
Di Tempat

Hal : Lomba Kebersihan & Keindahan Lingkungan HUT RI ke-65

Dengan hormat,

Sebagai bangsa Indonesia setia memasuki bulan Agustus senantiasa mengingatkan kita akan peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Negara kita, Republik Indonesia. Agustus tahun ini, sejak minggu kedua, adalah juga bulan Ramadhan berarti saatnya menjalankan ibadah puasa bagu umat muslim. Sejak awal tahun hal itu sudah kami pertimbangkan, sehingga pengurus PKK RW 013 Jatibening Estate dalam rangka HUT RI ke-65 tidak mengadakan bazaar. Kami mengalihkannya menjadi kegiatan perbaikan lingkungan, seperti pengaspalan jalan yang rusak dan pemagaran sisi kiri jalan masuk utama perumuhan kita.

Untuk mendukung kegiatan yang telah dimulai oleh ibu-ibu PKK, Jatibening Estate tersebut, kami Pengurus PKK RW 013 Jatibening Estate bermaksud melibatkan seluruh Warga Jatibening Estate dalam rangka menjaga dan meningkatkan keindahan dan kebersihan lingkungannya. Sebagai perwujudannya kami akan mengadakan lomba Kebersihan dan Keindahan Lingkungan antar RT di lingkungan RW 013 Jatibening Estate.

Adapun kriteria yang dilombakan meliputi :

1. Kebersihan dan kerindangan lingkungan termasuk lapangan di tiap RT.
2. Tepi jalan (kanstin) yang rapih dan bersih (sebaiknya dicat hitam & putih)
3. Tempat sampah yang rapih, tidak ada yang berserakan atau tumpukan sampah di luar tempatnya.

Penilaian akan dimulai tanggal 17 Agustus hingga 22 Agustus 2010. sedangkan pengumuman pemenang akan akan dilakukan pada tanggal 22 Agustus 2010. Peraih juara I akan mendapatkan piala bergilir dan hadiah-hadiah lain yang menarik.

Lomba lingkungan ini akan kami adakan berdasarkan musyawarah Ibu-Ibu PKK RW 013 Jatibening Estate. Tanpa dukungan dari seluruh warga dan pengurus RT / PKK RT dan Pengurus RW 013 Jatibening Estate rencana ini tidak akan terlaksana. Atas perhatian dan kerjasama yang diberikan, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PKK RW 013 Jatibening Estate

Ketua
TTD
Welas Budi Harsono

Sekretaris
TTD
Vorin Yudha

Seksi Lingkungan
TTD
Yossy Hendra
Nita Erwin

Mengetahui
Ketua RW 013 Jatibening Estate
TTD
Nurzirwan

Sabtu, 13 Desember 2008

Edisi Desember 2008


Tidak terasa kalender yang menempel di dinding rumah, di kantor atau tempat aktivitas kita, tinggal 1 lembar lagi yang berarti tahun 2008 akan segera berakhir. Menjelang akhir tahun 2008 yang tinggal beberapa hari lagi ini BLOG JBE belum menunjukan perkembangannya, baik dari kualitas maupun kuantitas informasi yang dapat diberikan, khususnya untuk warga JBE. Namun demikian BLOG JBE tetap eksis walaupun hanya dengan tampilan artikel dan informasi seadanya.

Mohon maaf edisi September 2008 tidak bisa hadir ditengah kita, yang seharusnya memuat informasi menarik seperti terpilihnya Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama di Negara super power tidak sempat dipublikasikan, berita-berita tentang resesi dunia dan artikel menjelang Idul Adha 1429 H di JBE.

Untuk edisi kali inipun tampil seadanya dan artikel yang didapat semuanya dari MILIS JBE, namun demikian informasi ini masih layak dan tetap dibutuhkan oleh warga JBE atau setidaknya dapat dijadikan sebagai arsip di masa mendatang. Artikel yang ada meliputi Rambu Jalan di JBE, Surat Pak RW kepada Pemda dan Surat Edaran Qurban 1429 H.

Lagi-lagi berharap banyak di tahun depan yang tinggal beberapa hari lagi, BLOG JBE akan menambah semarak dengan kiriman artikel-artikel yang menarik dari Warga JBE, aminnn …


Rambu Jalan


Siapa nih yg punya hajatan ... sampe2 rambu jalan di "abuse", lagee sunatan kaleee ..., itu cuma nandakan aja bahwa kalau tamu undangan ... 15 km tidak berlaku lagi kalau ngga di undang jangan kecewa dong ... hehehe dan lain sebagainya. Berbagai komentar dilayangkan oleh beberapa warga JBE melalui MILIS JBE dan umumnya komentar yang dilayangkan bernada kesal kepada si pelaku.

Memang sangat disayangkan lingkungan JBE yang indah ini, dikotori dengan berbagai tempelan iklan, undangan dan lain sebagainya. Lihat saja rambu yang ada sudah rusak, yang seharusnya diganti malah lebih tidak enak dipandang lagi dan bahkan tidak terbaca karena tertutup oleh tempelan tersebut.

Sebenarnya banyak cara untuk mengiklankan usahanya atau memberikan informasi kepada masyarakat dengan baik dan elegan, jangan asal tempel dan tidak bertanggung jawab sehingga mengotori lingkungan JBE.

Yuk ... ! sama-sama kita bersihkan lingkungan JBE dari tempelan dan iklan-iklan liar (sumber Milis JBE).