Minggu, 01 Juni 2008

Edisi Juni 2008

Dampak kenaikan BBM mudah2an tidak mempengaruhi warga JBE, justru sebaliknya mudah2an blog ini sebagai penghiburnya, karena penulis handal dari JBE menyempatkan diri memberikan informasi dan artikel yang menarik tentang lingkungan, kesehatan dan bahkan ada salah satu warga yang memperkenalkan diri lewat foto keluarga serta mengajak kita untuk berani tampil.

Dengan penuh optimis, nantinya blog JBE tidak saja didominan oleh para bapak-bapak, suatu saat nanti giliran para ibu-ibu bahkan remaja akan meramaikan blog ini, mungkin artikel ttg arisan, resep masakan keluarga atau kegiatan ibu-ibu lainnya. Edisi kali ini menampilkan ttg :

1. Foto Keluarga.
2. Pengobatan Kaki Gajah
3. Aset (harta) terbesar kita ada di JBE
4. Chatting.
5. Foto yang tertinggal.
6. Slide Juni 2008.

Sebagai tanda ucapan terima kasih karena sudah meramaikan milis JBE, edisi bulan depan akan menampilkan daftar email warga JBE serta jumlah email yg dikirimnya s/d tanggal 30 Juni 2008, tidak ada maksud lain kecuali hanya sebagai hiburan saja.

hmm ... :)

Keluarga Pak Tiknyo

Memiliki kediaman di JBE tepatnya di Blok B4-24 merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga Pak Tiknyo (biasanya lebih beken dengan panggilan keluarga ibu Hery), sangat mudah mengenali rumahnya, karena beliau menyenangi warna hijau, sehingga hampir keseluruhan rumah dicat warna hijau.

Saat ini Pak Tiknyo dinas di Medan, menurut beliau ada yang hilang selama 2 tahun di Medan, yaitu suasana kekeluargaan dan "guyub"nya warga seperti di Jatibening Estate, namun demikian hubungan bathin dengan warga tidaklah terputus, maka tidak heran kalau Pak Tiknyo selalu hadir dalam milis JBE.

Dikarunia seorang isteri yang cantik serta kedua putra-putrinya (Abiyyu & Aida) yang sehat dan lucu mengajak keluarga-keluarga lain untuk berani tampil dalam blog ini. (Foto oleh Pak Tiknyo)

Ssttt ... Bulan depan foto keluarga siapa ya ???


Pengobatan Kaki Gajah

oleh : Pak Arief WS
Pada bulan Mei 2008 ini, di perumahan JBE, dgn supervisi dari Puskesmas Cikunir, diadakan pengobatan penyakit kaki gajah yg disebabkan oleh cacing Filariasis. Seperti disebutkan dlm harian KOMPAS, di kota Bekasi, penyakit ini sudah menjadi endemi. Utk itulah, Departemen Kesehatan melalui jaringan Puskesmas melakukan pengobatan penyakit kaki gajah ini melalui pembagian obat secara gratis.

Di JBE, melalui bantuan para kader posyandu & para relawan (tampak dlm foto Pak Faried), proses pembagian obat dimulai dgn pengambilan data warga yg hrs diberi obat. seluruh warga, dgn beberapa pengecualian, seperti, ibu hamil, ibu menyusui, bayi dll, harus terdaftar & mendapatkan obat tsb.

Dari 15 RT di wilayah JBE, setelah form data disebarkan utk diisi, tdk semuanya kembali ke kader, bahkan per hari ini 25 Mei 2008, ada beberapa RT yg sama sekali belum menyerahkan data warganya yaitu RT 06, RT 07 dan RT 13. Konsekuensinya, warga di RT tsb sama sekali blm mendapatkan obat. Untuk RT-RT yg lain, diharapkan segera menyampaikan data warga lain yg blm mendapatkan obatnya

Ada 3 macam obat yang dibagikan, yaitu, obat cacing utk membasmi cacing di dalam usus, obat cacing utk membasmi cacing yg ada dlm peredaran darah, serta paracetamol. Dosis serta aturan cara minum sudah disebarkan ke seluruh warga, melalui Ketua RT masing2.

Diharapkan proses pengobatan ini bisa dilakukan dgn sukses juga harus diikuti oleh peningkatan kebersihan lingkungan.

Kebersihan lingkungan, adalah cara preventif yg sangat efektif utk mencegah berkembang biaknya nyamuk, yg merupakan vektor atau pembawa penyakit kaki gajah ini. Seperti kita ketahui, segala macam nyamuk bisa menjadi vektor atau pembawa penyakit, mulai dari anopheles, aedes, culex dll.

Kesuksesan program ini di JBE berpengaruh juga thd kesuksesan program pengobatan gratis yg dilakukan Puskesmas. Ditakutkan apabila program ini tidak sukses salah satunya karena ketidaksuksesan program di JBE, akan mengakibatkan performance Puskesmas akan menurun sehingga ke depannya tidak akan diikutsertakan dalam program pengobatan gratis, sehingga akan menyulitkan warga lain (di luar JBE) yang memang sangat membutuhkan pengobatan gratis ini.

Semoga dgn tlh dilakukannya upaya2 pencegahan & pengobatan penyakit ini, Penyakit Kaki Gajah & penyakit lain yg disebabkan oleh cacing, tdk berjangkit di wilayah JBE yg kita cintai ini (Foto oleh Pak Arief WS).